Integrasikan Program Posyandu Keluarga dan Bank Sampah

Keberadaan Posyandu Keluarga yang terintegrasi dengan bank sampah, merupakan keberhasilan yang diraih Posyandu As-Sunan dalam  Revitalisasi Posyandu dan mensukseskan program bebas sampah (Zero Waste) di Desa Dorokobo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Keberhasilan ini memantik Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah,  berkunjung langsung  Posyandu As-Sunan yang berada di RT 01/01, Dusun Muhajirin, Desa Dorokobo pada Rabu (21/08/2019) sore.

Wagub ingin melihat dari dekat aktivitas pelayanan posyandu, pelayanan dan antusias warga cukup tinggi mendatangi Posyandu tersebut. Raut wajah wanita pertama yang menjadi Wagub di NTB ini nampak gembira. Ia mengatakan, Posyandu As-Sunan sudah sepatutnya dijadikan contoh desa lainnya di seluruh NTB.

 Mereka sukses merevitalisasi posyandu menjadi Posyandu Keluarga sekaligus menerapkan program NTB Zero Waste. Hebatnya, Posyandu As-Sunan saat ini sudah terintegrasi dengan bank sampah yang dikelola Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Dorokobo. "Ini contoh baik bagi dusun-dusun yang ada di NTB," ujar Wagub NTB disela dialog dengan warga.

Kedatangan Ummi Rohmi di Posyandu As-Sunan mendapat respon positif warga. Salahsatu warga Dorokobo dan kader posyandu, Tatik mengaku senang atas kunjungan tersebut. "Ini menjadi spirit tersendiri bagi kami. Kami juga merasa bangga karena Bu Wagub mau berkunjung ke dusun kami," ujarnya, Rabu (21/08/2019).

Posyandu Keluarga adalah posyandu yang tidak hanya melakukan pelayanan kesehatan khusus bagi ibu dan bayinya saja. Tapi ada banyak pelayanan kesehatan di dalam posyandu itu, seperti pemeriksaan kesehatan bagi remaja dan lanjut usia atau lansia, konsultasi gizi serta banyak layanan lainnya.

Wagub NTB menekankan pentingnya pelaksanaan program unggulan seperti Revitalisasi Posyandu dan NTB Zero Waste untuk mendukung terwujudnya NTB Gemilang, didepan jajaran Pemkab Dompu. Masyarakat NTB harus mengetahui dan memahami mengapa Pemerintah Provinsi NTB menetapkan program Revitalisasi Posyandu sebagai salah satu progam unggulan daerah.

Kerena menurut Wagub, kegiatan posyandu merupakan aktivitas layanan kesehatan yang dilaksanakan sebulan sekali di setiap dusun. Kegiatan itu bisa dimanfaatkan untuk memfilter masalah kesehatan dan masalah sosial yang dialami masyarakat.

Posyandu Keluarga merupakan salah satu kunci keberhasilan untuk meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat.Perlu edukasi masalah sosial masyarakat. Caranya, para kader posyandu diberikan pelatihan supaya mereka bisa membantu pemerintah  memberikan edukasi kepada masyarakat seperti menekan  terjadinya pernikahan dini, memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, mencegah terjadinya gizi buruk, stunting, pembalakan liar, kebakaran hutan, persoalan sampah, buruh migran ilegal dan berbagai macam permasalahan sosial masyarakat lainnya.

Sehingga seluruh program unggulan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi NTB benar-benar mendapat dukungan dari masyarakat dan jajaran pemerintah kabupaten/kota. Sehingga visi NTB Gemilang yang dicita-citakan dapat diwujudkan pada tahun 2023 mendatang. (Humas NTB-Edy TM)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru