Bubus Daun Tomat Oabat Mencret Pada Bayi

KM. POhgading Timur – Walau di zaman yang sudah begitu canggih karean dilengkapi oleh peralatan yang sudah canggih atau bisa mendatangi para medis terdekat untuk mengatasi penyakit yang didierita pada bayi, namun bubus tetap dilakukan oleh orang tua kami untuk memberi pertolongan pertama pada bayi yang sedang mencret. Bubus merupakan cara pengobatan alternative  yang sering digunakan oleh orang tua terdahulu sebagai pengobatan tradisional dengan cara ini para orang tua terdahulu mengobati penyakit yang diderita oleh bayi yang baru lahir sampe enam bulan setelah kelahiranya. 
Cara pembuatanya dan pengobatanya memang mudah seklai cukup dengan memetik daun tomat secukupnya dan ditumbuk halus lalu hasil tumbukannya ditaruh pada ubun-ubun bayi yang sering buang air besar. Cara ini dilakukan setiap 2 kali sehari agar mendapatkan hasil yang optimal dan agar bayi lekas sembuh. 
Adapun penyebab bayi mencret atau sering buang air besar adalah makanan ibunya seperti yang kami alami pada bayi kami, ibunya makan sambel yang pedas karena tidak sadar bahwa dia sedang menyusui, karena bayi yang usianya 0 bulan sampai 6 bulan perutnya masih belum beraadaptasi dengan makan yang dimakan oleh ibunya yang diterima melalui asi. Selain itu harus ibu menyusui perhatikan rambutnya ketika sedang menyusui terus bayi terkena dengan rambut ibunya akan bisa mengakibatkan mencreet. 
Semga saja cara pengobatan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan warga kampung media agar agar tidak seperti pengalaman kami ini lebih-leih bagi ibu yang masih mengasaih asi, agar makanan dan kebersihanya sangat peril diperhatikan agar bayi kita tumbuh dengan baik dan tidak mengalami hal-hal yang kita tidak inginkan. Awalnya kami memang tidak percaya akan apa yang disampaikan oleh orang yang sudah beroengalaman kepada kami sebagai orang tuanya ternya apa yang disampaikan benar adanya. Allhamdulillah kami langsug dikasih solusi jitu dengan menggunakan bubur daun tomat sebagai penawarnya dan bayi kamipun sembuh total tanpa kami bawa ke dokter.
By: Badri_asa

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru