NTB Miliki Renkon Pandemi Influenza

Kamis (27/9) bertempat di Mataram, para peserta Pertemuan Penyusunan Rencana Kontijensi Dalam Rangka Kesiapsiagaan Pandemi Influenza melakukan diskusi dan presentasi hasil dari Rencana Kontijensi (Rekon) yang telah dibuat.

Peserta yang terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi/Kota dan peserta dari lintas sektor Provinsi/Kota sebelumnya telah mendapatkan materi pendahuluan.

Materi tersebut meliputi Global update pandemi risk management, kebijakan pandemi influenza Nasional, gambaran dan menejemen resiko serta pemetaan pandemi influenza di NTB, analisis resiko kejadian, serta pedoman penyusunan rekon.

Para peserta tersebut dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok tersebut terbagi menjadi kelompok surveilans atau kelompok yang menentukan status kesiap-siagaan.  Kemudian kelompok Respon medis dan intervensi farmasi, kelompok komando, serta kelompok komunikasi resiko NTB.

"Kami sudah diskusikan berdarah-darah mengenai rekon ini. Semoga hasilnya dapat memuaskan," jelas M. Carnoto, SKM,MM selaku pemapar kelompok Respon medis dan intervensi farmasi.

Rekon kesiapsiagaan pandemi influenza yang telah disusun ini diharapkan dapat membuat daerah dan tentunya negara telah siap jika pandemi sewaktu-waktu dapat terjadi di Indonesia.

Para peserta penyusunan rekon ini juga diharapkan dapat terus hadir mengikuti acara-acara yang berkaitan dengan kesiap-siagaan menghahadapi pandemi influenza selanjutnya. Sehingga pemahamannya dapat maximal.

Hal tersebut sesuai dengan harapan Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Marjito, S.Si. SKM.M.Kes saat pembukaan sebelumnya.

"Setelah ini jika ada pertemuan lanjutan seperti FGD dan sebagainya semoga bapak ibu yang mengikuti penyusunan renkon ini dapat ikut juga pada pertemuan-pertemuan selanjutnya," pesannya.

Pertemuan berakhir menjelang sore hari dan ditutup langsung oleh dr. Zaenul Arifin, MPH selaku Kepala Seksi P2P Bidang P3KL Dinas Kesehatan Provinsi NTB. (novita-tim media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru