NTB Siapsiaga Hadapi Pandemi Influenza

Virus pandemi influenza yang terjadi di masa lalu dan masa sekarang telah menjadi virus influenza musiman. 

Untuk menanggulangi hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi NTB bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, WHO, dan Australian Aid mengadakan penyusunan dokumen rencana kontijensi pandemi influenza.

Bertempat di Mataram, acara ini dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi/Kota dan peserta dari lintas sektor Provinsi/Kota (26/9).

"Diadakannya pertemuan penyusunan rencana kontijensi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan stakeholder multisektor terhadap menejemen resiko wabah atau pandemi influenza. Sehingga multisektor paham perannya di setiap fase pademi jika terjadi," jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Marjito, S.Si. SKM.M.Kes.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan jejaring dan kolaborasi daerah untuk menejemen resiko pandemi influenza. Serta mengidentifikasi peran dan fungsi stakeholder dan sumber daya yang ada di Provinsi untuk kesiapsiagaan dan respon pandemi influenza.

Oleh karena itu, para peserta juga diberikan simulasi menghadapi pandemi influenza yang disuguhkan dalam sebuah film pendek. Tak hanya itu, acara yang akan berlangsung hingga esok hari ini menyuguhkan pemateri dari Subdit ISPA Kemenkes RI dan perwakilan WHO langsung untuk menguatkan kesiapsiagaan.

"Kita tidak berharap terjadi pandemi. Tetapi kalaupun terjadi kita sudah siap dengan Renkon kita," terang dr. Ely selaku pemateri dari Subdit ISPA Kemenkes RI.

Kewaspadaan para pengambil keputusan dari berbagai sektor terkait pandemi influenza ini perlu ditingkatkan, sehingga penanggulangan dapat dilakukan sedini mungkin. Diharapkan melalui ini, kematian dan dampak buruknya dapat dikendalikan khususnya jika terjadi di Indonesia/NTB. (novita-tim media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru