Jiwa Sehat Menghasilkan Tubuh Sehat

Jiwa yang sehat akan menghasilkan tubuh yang sehat. Persoalan kejiwaan selalu ada pada semua orang. Untuk mengetahui tentang kesehatan kejiwaan perlu dilakukan tes kejiwaan. Sehingga dapat ditanggani secara dini persoalan kejiwaan terhadap seseorang.

Hal tesebut ungkapkan oleh Nengkah Dartayasa, M . Kep salahsatu perawat Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat memberikan Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial bagi ASN Diskominfotik NTB, Jumat (1/9) yang lalu.


Bencana gempa bumi yang menimpa masyarakat lombok dan sekitarnya masih menyisakan duk a mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia dan bahkan dunia. 

Disamping duka yang mendalam ternyata hal tersebut menyisakan trauma yang menggangu kejiwaan masyarakat di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Untuk memberikan ketenangan dalam menghadapi hal tesebut, Dinas Kominfotik Provinsi NTB, mengundang ahli pendampingan psikologis dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial bagi ASN.

Menurut tim DKJP RSJ Mutiara Sukma, I Nengah Dartha Yasa, MKep saat ini kita sedang mengalami masalah dengan kejiwaan. Kondisi Hypervigilance yang umumnya dirasakan. 

"Kondisi keadaan kewaspadaan tinggi disertai dengan perilaku yang bertujuan untuk mencegah bahaya, masih cemas, tegang, dan selalu dalam keadaan waspada karena gempa yang terus mengguncang daerah kita," jelas Nengah Dartha Yasa.

Tim mencoba meredakan masalah kejiwaan dan cemas berlebihan  dengan melakukan terapi relaksasi, terapi spiritual dan psikoterapi untuk menenangkan ketegangan gangguan kejiwaan ini.

Menurut, I Nengah Dartha Yasa, M.Kep bahwa untuk menenangkan jiwa agar mengurangi kecemasan dan stres yang berlebihan dengan cara belajar memahami cara menyelamatkan diri disetiap bencana alam remasuk gempa bumi.


Disamping itu juga memperbaiki kualitas hidup, menjaga kesehatan dan mengendalikan tekanan dalam hidup dengan belajar kemampuan deteksi dini, relaksasi nafas dalam, relaksasi mengencangkan dan mengendorkan otot, serta screening dengan menggunakan metode Self Reporting Questionnaire (SRQ). 

Sehingga harapan hidup dengan sehat akan didapat. "Didalam jiwa yang sehat akan menghasilkan kesehatan tubuh dan pikiran," jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Tribudi Prayitno, Sekdis Fairuz Abadi, pejabat eselon III dan seluruh ASN Diskominfotik NTB. (Edy-Tim Media Diskominfotik NTB).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru