Pendidikan Dan Kesehatan Tingkatkan Kualitas Perempuan

Peran perempuan dalam pembangunan masyarakat diharapkan dapat secara nyata meningkat dari sebelumnya. Tentu hal ini akan bisa dlihat dan dirasakan apabila kualitas pendidikan dan derajat kesehatan untuk perempuan juga meningkat.
"SDGs dan  Program Generasi Emas NTB harus terus digalakkan oleh pemerintah Pemerintah Daerah," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise di Mataram, Rabu (25/7).
Menteri asal Papua ini berada di Mataram pada peluncuran Gerakan Kepemimpinan Perempuan Mewujudkan SDGs yang responsif gender inklusif dan transformatif serta Peringatan Hari Anak Provinsi NTB dirangkai dengan Kampanye Stop Perkawinan Anak. melalui Pendewasaan Usia Perkawinan.
Sekda NTB Rosiady Sayuti menyatakan, di NTB telah dilaunching program-program yang mendukung peningkatan kualitas SDM sejak dini. Pertama yaitu Generasi Emas NTB 2025 yang tugasnya mengawal calon ibu agar mendapat pendampingan untuk menjamin terpenuhinya sehingga  mampu melahirkan bayi-bayi yang sehat. Selanjutnya pendidikan anak usia dini betul-betul efektif dan berkualitas. Yang ketiga yaitu Program Pendewasaan Usia Perkawinan. Ketiga hal ini sangat penting karena dapat mendukung terwujudnya peningkatan kualitas SDM terutama pada perempuan.
Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan Deklarasi multipihak dan dokumen rekomendasi hasil konsultasi publik kepemimpinan perempuan dalam pencapaian SDGs oleh Menteri KPP dan PA kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat.
Wakil direktur LPSDM dan Steering Committee Gender Watch, Ririn Hayudiani menjelaskan kegiatan ini diinisiasi oleh Institut KAPAL Perempuan, LPSDM dan merupakan bagian dari Kemitraan Australia - Indonesia untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (MAMPU). 
"Kegiatan yang diluncurkan ini merupakan akumulasi dari hasil pembelajaran selama 4,5 tahun yang pembelajarannya diambil dari implementasi strategi penghapusan kemiskinan melalui kepemimpinan perempuan. Gerakan ini dimaksudkan untuk mengikat komitmen dan kerjasama berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan kesetaraan gender dan prinsip inklusif terintegrasi dalam 17 tujuan SDGs," terangnya. (wardi)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru