Desa Sigerongan Jadi Pilot Project BPJS


Di hari jadinya yang ke 79 tahun, Desa Sigerongan kecamatan Lingsar-Lombok Barat (Lobar), mendapat kunjungan kehormatan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mataram. Dalam kunjungannya, Perwakilan BPJS, Sofyan Hadi berkesempatan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak pemerintah Desa Sigerongan.


Kepala Desa Sigerongan, Muhammad Sutriawan pada kesempatan yang sama, menyambut baik apa yang menjadi program BPJS di desanya. Dia berharap, dengan terjalinnya kerjasama dengan BPJS ini, tentu akan lebih  meningkatkan pelayanan serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh kemudahan pembiayaan kesehatan melalui BPJS.


Sofyan Hadi menjelaskan, terpilihnya Desa Sigerongan sebagai sasaran pilot project penerapan BPJS di tingkat desa, karena desa Sigerongan merupakan satu-satunya desa di Lobar bahkan di NTB yang anggota BJPS terbanyak. Hal ini juga didasari beberapa kriteria. Di antaranya, semua aparat desa sudah menjadi anggota BPJS,  masyarakatnya pun paham dengan program nasional tersebut. “Alhamdulillah, masyarakat Desa Sigerongan menjadi yang terbanyak masuk sebagai anggota BPJS dibandingkan dengan desa lain,” papar Sofyan, di Sigerongan Senin (17/7) kemarin.


Pada kesempatan itu, Sofyan akan berjanji untuk membantu mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya akan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. “Jadi masyarakat tidak perlu ke kantor, cukup dilayani di desa," jelasnya. Kata dia, jika semua pelayanan berjalan dan sukses di Desa Segerongan, maka program ini akan dikembangkan lebih luas, menyusuri desa-desa lain se Lombok Barat. () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru