Dokter Magang Akan Dipantau Secara Intensif

Dompu – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, H. Gatot Gunawan, SKM., Sabtu, 14 November 2015, berjanji memberikan pelayanan maksimal bagi dokter magang yang melaksanakan tugas praktek di Kabupaten Dompu. Hal itu dikatakannya, berkaca dari kasus meninggalnya dokter Dionisius Giri Samodra alias dr Andra di Kepulauan Aru, Maluku belum lama ini.

Guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan, kami menyediakan dokter pendamping bagi para dokter magang, seperti dokter Husni di Manggelewa. Dokter pendamping tersebut bertugas memantau kinerja mereka sekaligus memantau kondisi mereka dilapangan, ujar Gatot.

Terkait dengan tugas prakteknya, para dokter tersebut dinilai oleh pendampingnya terhadap wajib kerja dan kinerja mereka yang dibuat kedalam kertas kerja, kemudian kertas kerja tersebut dipaparkan. Salah satu contoh penilain mereka yaitu tiap-tiap dokter harus menangani minimal 466 kasus.

Dikatakannya, dalam melayani para dokter praktek tersebut, Dikes Dompu memberikan fasilitas rumah, kursi tamu, tempat tidur, dan lemari pakaian, namun minus televisi dan kendaraan Dinas. Walaupun kendaraan dinas tidak ada, namun ada Sepeda Motor yang disimpan dikediaman mereka untuk kegiatan keseharian mereka. Dari kasus dokter Andra, kami tidak ingin terjadi di Dompu, oleh sebab itu kami akan lebih intensifkan melakukan pemantauan, dan selama ini belum ada keluhan.

Untuk fasilitas lain terutama kesejahteraan mereka tetap mendapatkan hak dari dana Kapitasi sama dokter biasa, standarnya untuk jasa medis dokter ini kita sesuaikan dengan permenkes nomor 28, tentang pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Masih Gatot, sejak bulan Mei 2015, Dompu mendapat trasfer dokter praktek sebanyak 21 orang. Mereka ditempatkan di Puskesmas Sori Utu Manggelewa dan Rumah Sakit, masing-masing masa tugas 4 bulan dan 8 bulan, yang dibagi masing-masing 7 orang dokter secara bergiliran. “Penempatan mereka hanya di Puskesmas Soriutu dan RS.

Untuk tahun 2013 dan 2014, Dompu dapat jatah 15 orang dokter praktek atau magang. Sementara tahun 2015 yang dimulai Mei mendapat transfer 21 orang. Formasinya penetapan mereka dilakukan dari pusat. Penambahan jumlah tersebut karena Dompu punya nama baik dibandingkan yang lain.

”Saya selaku Kepala Dinas sangat bersyukur dengan kehadiran mereka dan sangat terbantu karena tenaga dokter di Dompu sangat kurang”. Harapan Gatot, bila perlu tiap tahun tetap dapat jatah.

Keterangan foto : Kepala Dikes Kabupaten Dompu H. Gatot Gunawan, SKM [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru