Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun Antisipasi Penyakit

Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang digelar di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Batuayar Barat hari ini berlangsung meriah. Kegiatan yang dimotori oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat dan Puskesmas Meninting ini dihadiri pula oleh Camat Batulayar, Dikpora, Kepala Puskesmas Meninting, guru-guru SDN 1 Batulayar dan siswa-siswi.

Cuci tangan pakai sabun dapat mengurangi 80% penyakit yang ada, karena kita setiap hari berkumul dengan penyakit yang datangnya tidak terkontrol. Budaya cuci tangan pakai sabun ini terutama setelah buang air, sebelum makan, dan sebelum tidur, begitu sambutan awal yang disampaikan oleh pihak Puskesmas Meninting, Hari Purwantor di depan siswa-siswi dan guru-guru yang hadir.

Sebelum sosialisasi dimulai, dari pihak SDN 1 Meninting diberikan tutorial oleh Pihak Puskesmas bagaimana praktek cuci tangan pakai sabun yang benar. Menurut Qudusiah Fahriati, sebenarnya sasaran sosialisasi cuci tangan pakai sabun ini untuk masyarakat secara umum, mengingat hari ini merupakan hari Cuci Tangan Pakai Sabun Se-Indonesia, namun karena di Kecamatan ada kegiatan sehingga SDN 1 ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, demikian urai Kepala Puskesmas Meninting ini di ruangan Kasi Kessos Kecamatan Batulayar.

Pada pelaksanaannya, sosialisasi ini langsung dipraktekkan oleh guru dan siswa-siswi SDN 1 Batulayar Barat yang dipandu langsung oleh Tim Dokter Kecil Sekolah, yang terbagi ke beberapa tim. Dari pihak Kesehatan, Kecamatan dan Guru pun memantau langsung kegiatan yang dilaksanakan di sekolah yang bersebelahan dengan Kantor Kecamatan Batulayar tersebut.

Camat Batulayar, Suparlan menilai kegiatan ini sangat positif karena berawal sejak dini. Saya lebih cendrung kegiatana ini menyasar anak-anak, karena mereka rentan dengan kotoran dan ke depan bisa membudaya, begitu urai Suparlan di Ruang Kepala Sekolah SDN 1 Batulayar Barat. [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru