Efek Konsumsi Tramadol Dosis Tinggi

KM-Bolo—Mengkonsumsi obat tramadol diluar dari ketentuan dapat menimbulkan efek yang sangat fatal bagi kelangsungan hidup. Apalagi menyalahgunakan obat golongan G ini untuk hal-hal tertentu, salah satunya juga berdampak pada sesak napas yang berujung kematian mendadak.

Dalam beberapa pekan terakhir, penyalahgunaan tramadol kerap merasuk anak-anak remaja saat ini. Meski tidak menimbulkan efek kecanduan, namun mengkonsumsi tramadol tanpa resep dokter sangat fatal bila digunakan keseringan.

                Menurut dr Yulian Averoos, mengkonsumsi tramadol ada efek terapi (mengobati) dan efek toksik (meracuni). Sejatinya, cara kerja obat ini hanya untuk anti nyeri saraf bagi orang yang setelah menjalani operasi, jatuh (kecelakaan) maupun salah urat. “Bila digunakan dosis berlebihan, apalagi untuk tujuan tertentu, maka menimbulkan efek samping yang sasarannya menyerang saraf pusat dan pernapasan yang sangat fatal,” kata Yulyan.

                Kalaupun dosis yang dibutuhkan tubuh setiap hari, kita hanya butuh satu tablek atau 50 mg saja. Jika lebih dari itu, maka akan ada efek sampingnya—yaitu dapat berpengaruh saraf pusat, daya ingat, fungsi sosial terganggu dan intelektual menurun. “Lebih fatal lagi adalah menyerang pada saraf pernapasan yang berujung henti nafas (mati),” kata Yulyan.

                Efek lain akibat mengkonsumsi tramadol pada level 500 mg yang dilakukan secara terus menerus, akan terjadi muntah darah karena luka pada lambung. Dengan demikian, dr Yulyan menilai, konsumsi tramadol yang kerap dilakukan anak-anak remaja tersebut merupakan langkah awal bagi korban untuk mencari lagi barang yang lebih berbahaya alias narkotika.

Yulyan tidak menyalahkan anak-anak remaja korban tramadol, justeru yang harus dilakukan adalah putuskan mata rantai, pengedar segera diungkap dan ditangkap. Karena sudah jelas bahwa untuk mendapatkan obat tersebut harus dengan resep dokter.(adi) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru