logoblog

Cari

Deklarasi Open Defecation Free Desa Sajang

Deklarasi Open Defecation Free Desa Sajang

KM. Sajang Bawak Nao _ Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free)  dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sajang Kecamatan Sembalun Kabupaten

Kesehatan

KM. Sajang Bawak Nao
Oleh KM. Sajang Bawak Nao
17 Oktober, 2019 06:42:29
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 3536 Kali

KM. Sajang Bawak Nao _ Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free)  dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sajang Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur tepatnya pada hari rabu 16 Oktober 2019 pukul 09.00 aktu setempat.

Desa Sajang dideklarasikan  menjadi Desa ODF (Open Defecation Free), hal ini menjadi penanda perubahan prilaku dan komitmen warga Desa Sajang untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan melalui buang air besar sembarangan.

Perubahan prilaku yang terjadi dimasyarakat terbilang bukan hal yang mudah untuk di lakukan, karena banyaknya masyarakat yang memiliki kebiasaan untuk buang air besar sembarangan dengan menggunakan kbun dan hutan dekat rumah mereka sebagai tempat membuang air besar.

Untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa buang air besar sembarangan tersebut tidak baik membutuhkan waktu yang panjang, dimana pemerintah Desa Sajang bersama Semua Kader Desa Sajang setiap Minggu dan setiap Bulannya memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang tidak baik membuang air besar sembarangan.

Dalam Sambutan Kepala desa Sajang H. Lalu Kanahan (16/10/2019) di Gedung Serba Guna Desa sajang Kecamatan Sembalun, bahwa ; saat kepemerintahan Beliau dan pada saat pertamakali mulai bekerja salah satu data yang masuk di pemerintahan desa sajang adalah tingginya kebiasaan masyarakat Desa Sajang ini untuk buang air besar sembarangan. Pada masa itu dari kurang lebih 1.200 rumah yang ada di Desa Sajang tidak sampai 100 rumah yang memiliki jamban untuk buang air besar, pada tahun 2017, tidak kurang dari 10% masayarakat desa sajang memiliki jamban keluarga dan sisanya masih melakukan buang air besar sembarangan.

Pada tahun 2017 itu dengan tingkat kesadaran Masyarakat yang masih rendah banyak sekali yang melakukan buang air besar sembarangan, karena diwilayah desa sajang ini banyak tempat atau lahan kosong baik di pinggir hutan, di tengah sawah, di kebun, di parit saluran irigasi dan sebagainya hal ini memberikan pemandangan kesehatan  yang kurang baik. Sehingga pada setiap minggunya data laporan masuk dari puskesmas setempat adalah pasien banyak mengalami penyakit MUNTABER.

Lebih lanjut Kepala Desa Sajang Memberikan Pujian dan ucapan terimakasih kepada seluruh NGO yang sudah membantu Desa Sajang Menjadi Desa ODF pada tahun 2019 ini, karena tanpa bantuan mereka mungkin perlu menunggu beberapa tahun lagi untuk menjadi Desa ODF (Open Defecation Free), dan tak lupa juga kerja sama dari semua Apratur Pemerintahan Desa Sajang mulai dari RT< kadus, Ibuk PKK dan BPD desa Sajang untuk melakukan kerja sama dan memprioritaskan masalah Kesehatan Masyarakat.

Apresiasi yang sangat tinggi juga diberikan oleh Bapak Camat Sembalun secara langsung kepada Pemerintah Desa Sajang dan seluruh Masyarakatnya, karena telah memberanikan diri untuk melakukan hal yang sangat berat ini yaini mendeklarasikan dirinya menjadi Desa ODF (Open Defecation Free). Desa Sajang merupakan salah satu dari 6 Desa yang ada dikecamatan Sembalun dan merupakan Desa ODF (Open Defecation Free) pertama di kecamatan sembalun tersebut. Berarti ada 5 desa lagi yangbelum mendeklarasikan dirinya sebagai desa ODF.

 

Baca Juga :


Pada kesempatan ini pula Bapak Camat Sembalun menyampaikan dalam Sambutannya (16/10) GSG Sajang, bahwa Bapak Camat Sembalun memiliki tekat untuk sama-sama berjuang bilaperlu menjadikan Kecamatan Sembalun Ini menjadi kecamatan ODF.

Pada deklarasi ini juga, undangan untuk Bupati Lombok Timur Bapak Sukiman Azmi dihadiri atau diwakili langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur pada sambutan beliau juga menyampaikan bahwa rasa banggga kepada Masyarakat Dan Pemerintah desa yang pada saat ini sangat peduli dengan kesehatan masyarakat Desa sajang Pada Khususnya, dimana sudah disampaikan dari dana desa menjalankan program STBM dengan jelas.

Lanjutan dari sambutan Kepala Dinas bahwa tidak hanya di Masyarakat untuk melakukan tidak buang air besar sembarangan dan cuci tangan pake sabun dan bahkan disarankan kepada Sekolah Dasar dan sekolah lain pada umumnya memberikan arahan dan penyuluhan kepada Siswa-siswi mereka untuk melalkukan kebiasaan cuci tangan pake sabun.

Penulis : Hajrul Azmi

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan