logoblog

Cari

Biaya Pengobatan Bagi Pasien Kanker Peserta Bpjs

Biaya Pengobatan Bagi Pasien Kanker Peserta Bpjs

Dibukanya unit layanan Radiotherapy bagi penderita kanker di Rumah Sakit Umum Daerah Nusa Tenggara Barat menjadi harapan kesembuhan bagi pasien kanker

Kesehatan

suryadi jamie
Oleh suryadi jamie
21 Agustus, 2019 13:11:58
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 612 Kali

Dibukanya unit layanan Radiotherapy bagi penderita kanker di Rumah Sakit Umum Daerah Nusa Tenggara Barat menjadi harapan kesembuhan bagi pasien kanker di NTB. Apalagi dengan kerjasama pelayanan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sedikit banyak akan mengurangi beban biaya yang harus ditanggung oleh penderita dan keluarga pasien kanker dalam upaya pengobatan.

A.N (Bert) van Geel MD PhD, seorang pegiat masalah kanker mengatakan, penanganan pasien kanker di rumah sakit lebih kurang sama dengan daerah lain di Indonesia. Persoalan terbesar adalah biaya perawatan. Biaya itu termasuk didalamnya kemotherapy, obat dan biaya rumah sakit. Selain itu, jumlah pasien kanker yang kian besar dari tahun ke tahun dengan fasilitas yang belum mencukupi menyebabkan penanganan kanker menjadi persoalan serius.

“Ada kekurangan terutama dalam pembiayaan namun bisa saja membaik (baca : pelayanan) dengan dibukanya unit radiotherapy di RSUD NTB ini. Termasuk juga diagnosa yang terlambat dari pasien sendiri terkait sakitnya membuat angka penderita semakin banyak”, ujar dokter bedah kanker ini.

Untuk itu, dokter van Geel yang kini bergabung dengan Diaspora Indonesia untuk Kesehaatan, dalam waktu dekat akan menggelar screening program bagi penderita untuk menemukan penderita kanker lebih awal. Dengan demikian penanganan akan lebih mudah dilakukan karena berurusan dengan subjek kanker secara langsung dan memudahkan pihak rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Dukungan yang diberikan oleh Diaspora Indonesia dalam hal penanganan kanker di NTB adalah dengan berkonsultasi terkait penanganan penyakit kanker dan mencarikan solusi terbaik. Pihak rumah sakit dan dokter yang menangani pasien kanker diharapkan memberikan respon dan pertanyaan jika ditemukan masalah dalam hal pengobatan kanker.

Diaspora Indonesia sendiri adalah organisasi non profit yang bergerak di banyak bidang termasuk kesehatan. Organisasi ini adalah komunitas orang Indonesia di luar negeri yang memiliki kepedulian untuk membantu masalah yang terjadi di Indonesia. Bert van Geel adalah ketua dari Indonesia Diaspora Global Network Health (IDGNH) yang mewakili orang orang Indonesia di Belanda yang peduli dengan kesehatan. Ia menjadi tamu sekaligus memberikan cinderamata sebagai bentuk kerjasama dan dukungan Diaspora Indonesia dan RSUD NTB dalam peluncuran unit radiotherapy RSUD NTB bagi pasien kanker BPJS di Mataram, Senin (19/08).

 

Baca Juga :


Kepala BPJS Mataram, dr Muhammad Ali mengatakan, BPJS menangani pasien kanker secara komprehensif mulai dari penegakan diagnose, radiotherapy hingga pemberian obat obatan termasuk juga pelayanan preventif pencegahan kanker dalam pelayanan primer. Ia berharap kerjasama ini dapat berkesinambungan.

“Untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar kerjasama ini dapat terus berkesinambungan. Prosedurnya seperti system yang berlaku saat ini yang secara berjenjang mulai dari rujukan dan seterusnya”, ucapnya.
Dokter Ali memaparkan sebanyak kurang lebih 200 pasien sudah masuk dalam daftar antrian. Angka kasus berdasarkan data tahun 2017, penyakit katastropik ini mencapai 10 juta kasus pelayanan, dimana penyakit kanker berada pada posisi ketiga sebanyak 15 % kasus, setelah penyakit jantung 50%, dan stroke. Dr. Ali menambahkan penyakit kanker ini merupakan 1 dari 8 penyakit katastropik dalam program JKN yang menelan biaya kesehatan cukup besar. Berdasarkan kajian dari Universitas Indonesia, aksesibilitas pelayanan kesehatan di era JKN, mencapai 640 ribu kasus per hari. (jm – tim media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan