logoblog

Cari

Klinik Apung Pertama Diresmikan Di Lombok Barat

Klinik Apung Pertama Diresmikan Di Lombok Barat

Giri Menang, KM. Masyarakat pesisir yang berada di wilayah selatan Lombok Barat (Lobar), tak perlu jauh-jauh mendatangi Puskesmas atau Pustu. Mereka

Kesehatan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
04 April, 2019 17:11:01
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 3740 Kali

Giri Menang, KM. Masyarakat pesisir yang berada di wilayah selatan Lombok Barat (Lobar), tak perlu jauh-jauh mendatangi Puskesmas atau Pustu. Mereka sekarang sudah bisa menikmati layanan kesehatan melalui Klinik Apung.

Untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir selatan Lobar, PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Pemkan Lobar, Lembaga Sosial Dompet Dhuafa, dan Rumah Cerdas, telah meresmikan klinik apung di Pelabuhan Lembar, Kamis (4/4).

Klinik apung ini, direncanakan menjangkau tujuh wilayah di bagian selatan Lobar. Diantaranya adalah, Telaga Lupi, Telok Gok, Gili Nanggu, Gili Gede, Gili Asahan, Bagko-Bangko dan Grisak. Sasarannya sekitar 900 KK. Namun tidak hanya menyasar kampung-kampung nelayan, tapi Klinik Apung juga menyasar wilayah-wilayah yang sedang mengembangkan potensi wisatanya.

“Melalui klinik apung ini, masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan dasar, kesehatan spesialis berkala, kesehatan ibu dan anak, gawat darurat, rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan, dan layanan program promotif preventif,” papar Arief Pramuhanto, Direktur Umum dan Humas Capital Kimia Farma.

Selain itu tambah Arief, Klinik apung juga menyediakan taman baca untuk anak-anak yang menetap di pulau-pulau yang dikunjungi

Sebagai klinik apung pertama di Lombok, Arief berharap, dapat menjadi satu model pelayanan yang baik, serta mampu meningkatkan status kesehatan masyarakat melalui pendampingan untuk hidup sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, H. Rachman Sahnan Putra mengaku sangat apresiatif dan mendukung diresmikannya klinik apung ini. Menurutnya, pelayanan kesehatan di Lombok Barat, tidak hanya melalui jajaran Dinas Kesehatan saja, namun dari semua stakeholder yang ada.

 

Baca Juga :


“Ini sebuah konsep pelayanan startegis. Dengan beroperasinya klinik apung ini, tentu akan dapat meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat di wilayah pulau-pulau yang ada di Lombok Barat,” ungkap mantan camat Narmada ini.

Rachman menjelaskan, status klinik apung ini, nantinya seperti klinik swasta kelas pratama. Pola kerjanya akan terintegrasi dengan Puskesmas setempat seperti Puskesmas Sekotong dan Pelangan. Untuk tenaga medis dan paramedis, peralatan serta logistic, telah disiapkan oleh Kimia Farma.

Wilayah selatan Kabupaten Lombok Barat, memiliki banyak pulau-pulau kecil yang belum memiliki askses fasilitas kesehatan. Ada sekitr 27 pulau kecil atau gili yang membentang, mulai dari selatan Lembar hingga ujung Sekotong. Dengan beroperasinya klinik apung ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang tinggi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat.

Turut hadir pada acara tersebut, Direktur Umum CSR Kimia Farma, Cherman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dwi, Direktur RSUD Provinsi NTB dr. H. L. Hazmi, Direktur Dompet Dhuafa, Bambang Suherman, Ketua Rumah Cerdas, Evi Pebriana, dan Manajer Kesehatan Dompet Dhuafa dr. Rosita Rivai.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan