logoblog

Cari

Masalah Utama Kesehatan Isu Utama Rakerkesda NTB 2019

Masalah Utama Kesehatan Isu Utama Rakerkesda NTB 2019

Dalam Diskusi Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2019, ada 5 permasalahan utama yang akan dibahas,

Kesehatan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
11 Maret, 2019 18:47:48
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 2346 Kali

Dalam Diskusi Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2019, ada 5 permasalahan utama yang akan dibahas,  antara lain Stunting, penurunan angka kematian ibu kematian neonatus, penyakit tidak menular, TBC dan Imunisasi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp. A,  MPA disela acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) melalui pertemuan Rakontek Terpadu bidang kesehatan Provinsi NTB, Senin (11/3) di Golden Palace Kota Mataram.

“Persoalan Stunting, penurunan angka kematian ibu dan kematian bayi dalam 7 hari pertama kehidupan, penyakit tidak menular, TBC dan Imunisasi, menjadi isu utama yang akan kita bahas dalam pertemuan ini,” jelas Kepala Dikes Provinsi NTB.

Menurut dr. Nurhandini Eka Dewi , Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) merupakan lanjutan dari Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas). Dimana sudah ditetapkan garis-garis kebijakan yang harus dilakukan di daerah. Sehingga Rakerkesda tingkat NTB, juga membicarakan tindak lanjutnya di tataran Provinsi, Kabupaten dan Kota se NTB.

Permasalahan  utama yang dibahas dalam diskusi Rakerkesda selama 4 hari dari tanggal 11-14 Maret, akan menghasilkan Rencana Aksi (Renaksi) yang menjadi rekomendasi  dan dikerjakan serta ditindaklanjuti oleh Kabupaten/Kota se Provinsi NTB.

 

Baca Juga :


Kegiatan Rakerkesda juga memberikan masukan dan menambah wawasan dari berbagai pihak dalam didiskusi dengan menghadirkan narasumber, misalnya dari Polda NTB, Bappeda dan Dinas terkait lain. “Kita harapkan kehadiran narasumber dalam diskusi ini, menambah wawasn teman-teman dalam menjalankan tugas-tugasnya di bidang kesehatan,”kata dr. Nurhandini Eka Dewi.

Kemudian lanjutnya, upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras saja, namun perlu sinergi dan sinkronisasi semua pihak,  baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan kesehatan serta sosialisasi kebijakan terbaru baik pusat maupun daerah.

Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2019 ini,  diikuti oleh  Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Rumah Sakit Daerah Kabupaten/Kota se-NTB serta peserta dari Provinsi yang meliputi peserta dari lintas program dan lintas sektor yaitu UPTD, RSU, RSJ, Bappeda Provinsi, Biro Kesra Setda Provinsi NTB, Serta peserta dari Kementerian Kesehatan RI. (Edy-Tim Media Prov. NTB)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan