logoblog

Cari

Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Petani Di Lahan Pertanian

Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Petani Di Lahan Pertanian

Moyo Hilir Sudah banyak bahasan mengenai keselamatan kerja & kesehatan karyawan juga para buruh industri. Diberbagai belahan dunia para buruh disektor

Kesehatan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
09 Maret, 2019 10:35:14
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 4675 Kali

Moyo Hilir Sudah banyak bahasan mengenai keselamatan kerja & kesehatan karyawan juga para buruh industri. Diberbagai belahan dunia para buruh disektor industri dan manufaktur pastilah sudah sangat akrab dengan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan pabrik. Namun, pernahkah terbersit sedikit pikiran mengenai keselamatan kerja dan kesehatan untuk para petani di lahan pertanian (04/03/2019)

Pelayanan para pekerja dikelompok informal ungkap Prissiani Carolina Lero, S.Km selaku koordinator program dari Puskesmas Moyo Hilir yang bekerja sama dengan Perusahaan Corteva Agriscience pada Kelompok Tani di Orong Masin, kali ini pertemuan ke tiga dengan bertemakan isi piringku atau pemberian makanan tambahan pada pekerja/petani.Kegiatan ini berlangsung mulai pada pukul 09.00 Wita sampai selsai.

Turut hadir dalam setiap kegiatan rutinitas tersebut Kepala Desa Moyo Mekar H. Saguni, Dokter Ulil Amri dari Puskesmas Moyo Hilir, Ardiansyah, SP dari Corteva Agriscience. Kepala Desa Moyo Mekar menyambut hangat kegiatan ini karena melihat respon para petani sangat antusias sekali, terbukti sekali dengan interaktifnya, petani biasa cerdas, mengecek kesehatan petani dengan gratis, termasuk dengan pengobatannya. Alangkah lebih bagus lagi jika bergandengan dengan PPL pertanian ungkap beliau. Lebih lanjut dokter Ulil Amri juga menyampaikan bahwa efektivitas obat, reaksi alergi dan faktor-faktor resiko pengobatan lewat injeksi sangat berbahaya. Ardiansyah, SP mengatakan bahwa dengan antusiasnya petani-petani karena ingin tahu tata cara pengobatan tanaman, terbentuknya kelompok dibawah naungan perusahaan sebagai wadah diskusiagar petani tidak lagi keracunan dan gagal panen, kemudian kelompok tani yang sudah terbentuk akan di sertifikasi. Patut bersyukur dengan adanya pelayanan kesahatan masyarakat langsung dengan geratis ke petani di lahannya, sekolah lapangan bagi petani apalagi diberikan nasi bakar sambil tertawa terbahak-bahak ungkap H. B. Abdullah selaku tokoh dan pemuka masyarakat.

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan