logoblog

Cari

Bupati Lombok Barat Buka Sosialisasi Germas

Bupati Lombok Barat Buka Sosialisasi Germas

Giri Menang, KM. Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid, S.Ag,M.Si, secara resmi membuka sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Taman Budaya

Kesehatan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
07 Maret, 2019 09:55:06
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 3825 Kali

Giri Menang, KM. Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid, S.Ag,M.Si, secara resmi membuka sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Taman Budaya Narmada-Lombok Barat, Rabu (6/3). Ratusan orang peserta hadir pada kegiatan tersebut. Mereka berasal dari institusi kesehatan dan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi oleh Politeknik Kesehatan Mataram ini, merupakan kegiatan yang pertama kali digelar di kabupaten Lombok Barat. Turut hadir sebagai narasumber, wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI.

“Tahun 2019 ini, di kabupaten Lombok Barat, kegiatan sosialisasi Germas merupakan kegiatan yang digelar pertama kali oleh Politeknik Kesehatan Mataram. Tujuannya, agar masyarakat menggugah kesadaran dalam berperilaku hidup bersih," jelas H. Zubair selaku panitia penyelenggara.

Kegiatan ini sendiri, disambut baik Bupati Fauzan Khalid. Kata bupati, kegiatan ini sebagai tugas kemanusiaan di bidang kesehatan, sehingga diharapakan, dapat membuat perilaku hidup masyarakat lebih bersih dan sehat.

Menurut bupati Lombok Barat terpilih periode 2018-2023 ini, setiap orang diwajibkan, tidak hanya berperilaku hidup sehat, tetapi juga turut secara aktif, menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat disekitarnya.

“Kegiatan Germas ini patut kita apresiasi, mengingat kabupaten Lombok Barat ditetapkan bersama beberapa daerah lain di Indonesia sebagai pilot project kabupaten bebas stunting oleh pemerintah pusat," jelas bupati.

Dipaparkan, kabupaten Lombok Barat, tren angka prevalensi stunting terus mengalami penurunan. Dari 49,8 persen tahun 2007, menurun menjadi 33,6 persen di tahun 2017. Di tahun 2018 menurun drastis menjadi 28.9 persen.

Jumlah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), juga mengalami penurunan cukup tajam. Kasus AKI tahun 2009 sebanyak 18 kasus, menurun menjadi 5 kasus di tahun 2018. AKB dari 201 kasus di tahun 2009, menjadi 28 kasus di tahun 2018. Jumlah desa ODF (terbebas dari buang air besar sembarangan) juga telah mencapai 77.05 persen desa.

Capaian tersebut lanjut bupati yang belum dilantik ini, tidak lepas dari peran para kader kesehatan yang ada di desa, termasuk perangkat desa serta segenap masyarakat. Pada kesempatan itu, bupati mengajak masyarakat melalui Dinas Kesehatan untuk menyelesaikan persoalan. Persoalan supoaya diselesaiakan diawali mulai dari hulunya.

 

Baca Juga :


“Di Dinas Kesehatan punya progran kesehatan ke SMP dan SMK. Tujuannya untuk mengedukasi, mensosialisasikan sadar gizi,” harapnya. Program ini, untuk tahap pertama tahun sebelumnya, ada sepuluh sekolah yang disasar. Pada tahun 2019, ada tambahan target sebanyak 39 sekolah.

“Kita harapkan, ke depan semakin banyak sekolah sekolah yang bisa diintervesi,” harap mantan Ketua KPU NTB ini.

Tidak sekedar berharap, bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga, makan makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan ke puskesmas. Kata dia, hal yang perlu diwaspadai bersama adalah, meningkatnya kasus-kasus penyakit non menular degeneratif seperti jantung, hipertensi dan stroke, diabetes, gagal ginjal dan sebagainya. Germas ini kiranya dapat menjadi jawaban terhadap masalah penyakit tersebut.

Kegiatan Germas, dirangkai juga dengan penandatanganan penggalangan komitmen pelaksanaan Germas di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2019. Sesi ini dilakukan oleh Bupati Fauzan bersama direktur Poltekes Mataram, H. Zubair, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, H. Rachman Sahnan Putra, dan Anggota DPR RI, Hj. Ermalena.

Di Lombok Barat, Germas telah dicanangkan sejak tahun 2017lalu. Bersamaan dengan Kegiatan jambore kader kesehatan dan Saka Bhakti Husada di Gunung Jahe kecamatan Narmada. Selanjutnya, bupati juga telah menerbitkan Instruksinya nomor 1/Dikes/312.1/2018 tentang, pelaksanaan Germas di Kabupaten Lombok Barat.

Inti dari Germas bahwa, masyarakat diharapkan melakukan 3 hal penting, yaitu membiasakan diri untuk mengkonsumsi buah dan sayur, melakukan olah raga setiap hari serta memeriksakan kesehatan secara rutin ke fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan gerakan ini diharapkan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan lebih bugar.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan