logoblog

Cari

Fungsi Posyandu Harus Direvitalisasi

Fungsi Posyandu Harus Direvitalisasi

Posyandu memiliki peranan penting sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana. Akan tetapi, dalam pemanfaatan posyandu belum

Kesehatan

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
01 Maret, 2019 14:23:27
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 2346 Kali

Posyandu memiliki peranan penting sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana. Akan tetapi, dalam pemanfaatan posyandu belum dilakukan secara maksimal. 

Selama ini, posyandu hanya dimanfaatkan sebagai media untuk mengetahui kesehatan bayi dan balita saja. Sehingga kegiatan posyandu hanya terfokus pada satu kegiatan saja. Karena itu, revitalisasi fungsi posyandu penting dilakukan agar kegiatan posyandu bisa lebih optimal. 

Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, posyandu mempunyai peran dan fungsi tidak hanya sekedar menjadi media untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil dan balita saja. Namun lebih dari itu semua. Salah satunya sebagai wadah untuk mensosialisasikan program pemerintah daerah. 

"Jadi kalau ada kegiatan posyandu. Masyarakat tidak hanya diajarkan cara menimbang bayi saja. Akan tetapi, masih ada kegiatan lainnya seperti pemberian makanan tambahan serta penyuluhan tentang berbagai masalah yang ada di dusun tempat kegiatan posyandu berlangsung," ujarnya Jumat (01/03).

Wagub Umi Rohmi mencontohkan, jika terjadi kasus stunting, gizi buruk atau pernikahan usia anak di salah satu dusun tempat berlangsungnya posyandu. Maka kader posyandu dapat lebih intens melakukan sosialisasi terkait kasus tersebut. 

 

Baca Juga :


"Penyuluhan harus intens dilakukan oleh kader posyandu. Harus fokus juga. Jadi kegiatan posyandu bisa lengkap, sehingga semua masalah bisa selesai mulai dari dusun," ucapnya.

Saat ini baru sekitar 50 persen jumlah posyandu yang aktif melakukan berbagai kegiatan. Sehingga kedepannya fungsi dari posyandu bisa benar- benar di revitalisasi agar pelayanan kesehatan dasar menjadi lebih optimal. "Semoga kedepan yang aktif bisa lebih dari 50 persen," tutupnya. (Luk-tim media).


Sumber foto: google



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan