logoblog

Cari

Penyebaran Virus Rabies, Disnakeswan Ajak Pengunjung IE Waspada.

Penyebaran Virus Rabies, Disnakeswan Ajak Pengunjung IE Waspada.

Kejadian Luar Biasa (KLB) meninggalnya 6 orang akibat gigitan anjing yang terkena virus rabies di Kabupaten Dompu, sangat menghawatirkan kita.

Kesehatan

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
24 Februari, 2019 12:11:37
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 2465 Kali

Kejadian Luar Biasa (KLB) meninggalnya 6 orang akibat gigitan anjing yang terkena virus rabies di Kabupaten Dompu, sangat menghawatirkan kita.

Secara Nasional dari 34 Provinsi, ada 26 provinsi yang terkena virus Rabies. 
Salahsatunya adalah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB Ir. Hj. Budi Septiani, di NTB daerah yang terdeteksi virus rabies semula di Pulau Sumbawa tepatnya Kabupaten Dompu.

"Bahkan dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah diketahui ada korban meninggal dunia setelah digigit anjing,"  jelas Kadis Disnakwan di gelaran Inspiratif Expo,Minggu (24/2).

Untuk mengantisipasi masuknya dan penyebaran  Hewan Pembawa Rabies (HPR) ke daerah lain khususnya pulau Lombok NTB Disnakeswan NTB mengkampanyekan agar masyarakat ikut mengendalikan populasi HPN.

"Sampai saat ini pulau Lombok masih aman dari virus rabies, maka tugas bersama kita untuk mencegah merebaknya virus mematikan ini," kata Kepala Disnakeswan di depan Kadis Kiminfotik NTB Tribudi Prayito dan pengunjung Car Free Day Udayana Mataram.

Masyarakat pemilik HPN juga dihimbau untuk ikut mengvaksinasi Hewan seperti anjing atau kucing piaraannya. 

"Masyarakat ikut bertanggungjawab terhadap hewan peliharaannya dengan cara vaksinasi di Pos Kesehatan Hewan terdekat, dengah melakukan vaksinasi, kita sudah menyelamatkan nyawa manusia.
"harapnya.

Hewan apa yang dapat menularkan rabies, semua hewan berdarah panas dapat tertular rabies. Seperti anjing, kucing dan kera atau monyet. 

 

Baca Juga :


"Kasus gigitan  HPR yang terjadi adalah 90 persen oleh anjing, 6 persen oleh kucing, 3 persen oleh kera dan 1 persen oleh kelelawar, rubah dan lain-lain," jelas Budi Septiani.

Rabies atau disebut dengan penyakit anjing gila adalah penyakit hewan menular mematikan yang ditularkan melalui gigitan hewan yang bersifat akut biasanya anjing yang telah terinveksi virus rabies menyerang susunan saraf.

Di akhir sosialisasinya Kadis Disnakeswan berpesan agar penyebaran penyakit tersebut dapat dicegah melalui vaksinasi rutin Hewan Penular Rabies (HPR) dan penanganan awal saat korban menderita gigitan.

Kegiatan Inspiratif Expo yang ke-3 di tahun 2019 ini menghadirkan Kadis Kesehatan Provinsi NTB Nurhandini Eka Dewi, Mensosialisasikan tentang pencegahan Demam Berdarah.

Hadir pula Fakultas Kedokteran Unizar Mataram, untuk pemeriksaan kesehatan gratis, seperti cek tensi darah dan konsultasi gratis bagi pengunjung Inspiratif Expo gagasan Dinas Kominfotik NTB.

Menambah meriah kegiatan ini, Atraksi Gendang Beleq dari SMAN 6 Mataram, Pidato NTB Bangkit dengan Bhs.Inggris dari SMAN 6 Mataram,
Kampanye Anti Stigma dari SALUT, bagi hadiah dan voucher.

Berbagai macam kuliner dari UKM-UKM, dapat dinikmati juga di Inspiratif Expo. ( Edy-Tim Media Diskominfotik NTB).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan