logoblog

Cari

Si Ruko Galar Siap Entaskan Pasung Di NTB

Si Ruko Galar Siap Entaskan Pasung Di NTB

Masih tingginya kasus pemasungan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Nusa Tenggara Barat ( NTB) menjadi perhatian serius Pemerintah. Pasalnya,

Kesehatan

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
18 Februari, 2019 07:12:05
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 2193 Kali

Masih tingginya kasus pemasungan terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Nusa Tenggara Barat ( NTB) menjadi perhatian serius Pemerintah. Pasalnya, pemasungan termasuk dalam tindakan melanggar hak asasi manusia. Mengingat ODGJ dilindungi Undang -undang. 

Kasus pemasungan inilah yang menjadi fokus dari Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB, bagaimana agar kasus tersebut bisa diminimalisir bahkan menjadi berkurang. Salah satu terobosan dan inovasi yang dilakukan adalah membuat sistem atau aplikasi berbasis android yang diberi nama Sistem Rujukan Komunikatif Tiga Pilar (SI RUKO GALAR).

SI RUKO GALAR ini adalah sebuah sistem kolaboratif dan komunikatif dengan melibatkan RSJ, Dinas Kesehatan (Puskesmas) dan Masyarakat (Pasien dan Keluarga). Dimana SI RUKO GALAR ini menjadi salah satu strategi dalam mengentaskan kasus pasung di NTB hingga nol persen. 

"Pemasungan bisa kita entaskan jika ada kerjasama semua pihak. Intinya harus ada komunikasi antara tiga pilar yakni RSJ, Puskesmas dan masyarakat," terang dr. Elly Rosila Wijaya sebagai pencetus inovasi SI RUKO GALAR, Ahad (17/02).

Elly juga menerangkan, angka pasung di NTB cukup tinggi, padahal tindakan ini tidak dibenarkan terhadap ODGJ. Selain melanggar hak asasi manusia. Para ODGJ telah dilindungi Undang- undang nomor 18 tahun 2018 karena bisa disembuhkan dengan pengobatan yang teratur. 

"ODGJ yang dulunya disebut orang gila, saat ini sudah tidak dibolehkan lagi menyebut seperti itu. Mereka sudah dilindungi Undang-undang karena bisa disembuhkan dengan pengobatan yang teratur," ujarnya.

 

Baca Juga :


Berdasarkan riset kesehatan dasar tahun 2013. Jumlah orang dengan gangguan jiwa berat sebanyak 0,21 persen atau sekitar 9.800 orang, yang dipasung dan pernah dipasung berjumlah 1049 orang. Sementara dari tahun 2011 hingga 2018 baru sekitar 662 kasus pasung by name by adress di NTB yang berhasil ditemukan RSJ Mutiara Sukma. 

"Ada yang sudah dilepas, ada yang sudah berdaya dan punya pekerjaan kembali. Intinya kita masih punya banyak PR untuk menekan angka pasung di NTB ini," tutupnya. 

SI RUKO GALAR pernah menyabet penghargaan sebagai top 10 inovasi pelayanan publik dalam eNTeBeNOVIK tahun 2016 dan kembali menjadi top 10 inovasi pelayanan publik pada tahun 2018.

Masyarakat diharapkan bisa melaporkan kasus pasung melalui aplikasi Masyarakat Aktif Klik Pasung Online (MAKPASOL) yang bisa di download melalui Play store. Aplikasi ini berisi beberapa informasi mengenai kesehatan jiwa, tentang pasung, serta tersedia menu deteksi dini dan lapor pasung serta konsultasi kesehatan jiwa. (Luk-tim media).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan