logoblog

Cari

Pemeriksaan Kanker Serviks Dapat Dilakukan Di KSB

Pemeriksaan Kanker Serviks Dapat Dilakukan Di KSB

Sumbawa Barat. Diskominfo - Beberapa tahun terakhir ini, kasus kanker serviks (leher Rahim) di Indonesia meningkat tajam. Terjadi 21 ribu kasus

Kesehatan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
29 Oktober, 2018 18:55:56
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 4692 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - Beberapa tahun terakhir ini, kasus kanker serviks (leher Rahim) di Indonesia meningkat tajam. Terjadi 21 ribu kasus kanker serviks tiap tahunnya di Indonesia sehingga menempati peringkat kedua tertinggi di dunia. Sebagian besar penderita kanker serviks baru menyadari dirinya menderita kanker saat kondisinya sudah parah, seperti beberapa kasus yang juga dialami oleh beberapa artis. Setiap tahunnya biaya BPJS untuk penanganan kanker serviks ini mencapai Rp7,2 trilliun. Begitu juga tidak semua penderita yang sudah mendapatkan pengobatan dapat diselamatkan.


Menyikapi fenomena tersebut, Kementerian Kesehatan RI melakukan pertemuan dengan perwakilan dokter umum puskesmas dari 278 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dalam rangka “Penguatan Kapasitas Petugas Dalam Tindak Lanjut Dini Kanker Leher Rahim” yang telah dilaksanakan pada tanggal 25-27 Oktober 2018 di Hotel Horison Bekasi. dr. Deddy Zulkarnaen dari Puskesmas Brang Rea dan dr. Hj.Efni Yunita dari Puskesmas Jereweh mewakili Kabupaten Sumbawa Barat pada pertemuan tersebut.


Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Kesehatan RI menghibahkan alat MEDGYN Cryotherapi yang akan digunakan untuk pengobatan lesi prakanker pada leher Rahim. Seluruh peserta juga dilatih hingga nantinya mampu melakukan Krioterapi sendiri di Puskesmas Kabupaten/Kota masing-masing, serta dapat mengoperasikan dan merawat alat tersebut. "Alat ini bekerja dengan system terapi dingin dengan melakukan pembekuan jaringan lesi prakanker hingga suhu -60 C, sehingga diharapkan akan menghancurkan jaringan prakanker lebih efektif.

 

dr. Deddy Zulkarnaen mengatakan masyarakat harus memanfaatkan sebaik mungkin atas adanya alat Krioterapi ini. Dimulai dengan kepedulian terhadap diri sendiri dengan melakukan pemeriksaan IVA test untuk mendeteksi adanya lesi prakanker. "Hasil pemeriksaan IVA test yang positif nantinya akan dirujuk kepada salah satu dari dua puskesmas, yaitu Brang Rea atau Jereweh untuk dilakukan krioterapi. Alat MEDGYN Cryotherapi yang akan digunakan untuk pengobatan lesi prakanker akan ditempatkan di Puskesmas Barang Rea dan Jereweh." Kata dr. Deddy saat ditemui di tempat berbeda, Senin (29/10).

 

 

Baca Juga :


Krioterapi sangat efektif menghancurkan lesi prakanker serviks, sehingga dapat mencegah berkembang menjadi kanker. Tentunya akan menurunkan kasus kanker serviks di Kabupaten Sumbawa Barat.
dr. Deddy juga menyampaikan, bahwa pemeriksaan IVA test sudah dapat dilakukan di seluruh puskesmas di KSB, tentunya dengan dokter dan bidan terlatih. "Pemeriksaan ini hanya boleh dilakukan pada wanita yang sudah berhubungan seksual. Sangat direkomendasikan pada wanita dengan riwayat berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, berganti-ganti pasangan, wanita perokok dan riwayat keluarga dengan kanker serviks. Pemeriksaan IVA test tidak boleh dilakukan dalam kondisi hamil”. Tambah dr. Deddy.


Indonesia harus mengambil contoh dari negara Belanda, kata dr. Deddy, karena Belanda salah satu Negara yang sangat concern dalam menurunkan kasus kanker serviks ini. Walaupun disana faktor resikonya sangat tinggi karena perilaku seks bebas, merokok dan konsumsi alkohol, tetapi angka kasus kanker serviks nyaris tidak ada. Berbeda dengan di Indonesia yang faktor penyebab resikonya masih tergolong lebih rendah, tapi kasus kanker serviks termasuk salah satu yang tertinggi di dunia.

 

"Hal ini sangat terkait pada seberapa tinggi kesadaran kaum hawa untuk memeriksakan serviksnya secara berkala ke fasilitas kesehatan. Sehingga bila ditemukan stadium prakanker, dapat segera dilakukan intervensi pengobatan”, Tutup Dr. Deddy. Diskominfo Sumbawa Barat/feryal.tifa. Dok. Deddy



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan