logoblog

Cari

Tutup Iklan

Video Kopi Gula Krimer Resahkan Warga, Begini Penjelasan BPOM

Video Kopi Gula Krimer Resahkan Warga, Begini Penjelasan BPOM

Sebuah tayangan video tentang kopi, gula, dan krimer, yakni kopi cap Luwak, beredar di jaringan media sosial dan meresahkan rakyat. Alhasil, BPOM pun

Kesehatan

kabar solah
Oleh kabar solah
02 Oktober, 2018 13:19:03
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 3281 Kali

Sebuah tayangan video tentang kopi, gula, dan krimer, yakni kopi cap Luwak, beredar di jaringan media sosial dan meresahkan rakyat. Alhasil, BPOM pun memandang perlu untuk memberikan penjelasan. 

Dijelaskan BPOM, berdasarkan pengelompokan produk pangan, Kopi cap Luwak termasuk dalam kategori minuman serbuk kopi gula krimer, dengan komposisi produk, antara lain, gula, krimer nabati, dan kopi bubuk instan. Produk tersebut juga telah melalui evaluasi keamanan dan mutu oleh BPOM RI, serta telah mendapatkan nomor izin edar. 

Dalam video tampak bahwa produk kopi cap Luwak terbakar. Hal ini terjadi karena produk tersebut berbentuk serbuk, ringan, dan berpartikel halus serta mengandung minyak dan memiliki kadar air yang rendah sehingga mudah terbakar dan menyala.

Seperti telah dijelaskan BPOM RI sebelumnya, produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api.

Di sekitar kita, menurut BPOM, terdapat banyak bahan pangan yang mudah terbakar, seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instant, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang. Hal ini bukan berarti bahan pangan tersebut berbahaya atau tidak aman untuk dikonsumsi.

 

Baca Juga :


BPOM RI melakukan evaluasi keamanan, mutu, dan gizi pangan termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum pangan tersebut diedarkan dan memberikan nomor izin edar (MD atau ML) yang dicantumkan pada labelnya. 

Apabila produk pangan sudah memiliki nomor izin edar BPOM RI, berarti produk tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat. Lebih jauh, BPOM RI mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu melakukan cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi produk Obat dan Makanan.

BPOM meminta agar memastikan kemasannya dalam kondisi baik, baca informasi pada labelnya, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa. (bpom) - JPP, JAKARTA 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan