logoblog

Cari

Merokok dan Narkoba Disamakan

Merokok dan Narkoba Disamakan

“Merokok membunuhmu” adalah peringatan bagi semua perokok. Peringatan yang bermakna teguran ini tentu sering dijumpai pada kemasan rokok bermerek. Namun tetap

Kesehatan

ANDI MULYAN
Oleh ANDI MULYAN
19 Juli, 2018 08:55:21
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 5202 Kali

“Merokok membunuhmu” adalah peringatan bagi semua perokok. Peringatan yang bermakna teguran ini tentu sering dijumpai pada kemasan rokok bermerek. Namun tetap saja peringatan itu terabaikan. Tapi bila dikaji secara keilmuan, rokok itu memiliki zat adiktif (kecanduan) sehingga disamakan dengan narkoba.

Rokok dengan narkoba memiliki kesamaan. Pertama, rokok mengandung zat adiksi yang menyebabkan kecanduan. Demikian juga pada narkoba, seperti syabu-syabu adalah mengandung zat adiksi yang juga dapat menyebabkan kecanduan. Pada ke dua unsur tersebet, yakni rokok dan narkoba, yang mana keduanya dapat menyebabkan seseorang sulit untuk melepaskan diri dari jeratan. Selain itu, rokok merupakan jalan untuk menuju narkotika awal.

Selanjutnya, rokok dan narkoba sama-sama bisa menyebabkan perubahan kimia pada otak dalam jangka panjang. Melalui riset National Institute on Drug Abuse, AS, para peneliti melakukan analisa kadar dua enzim yang ada di dalam sel otak atau disebut neurons. Enzim-enzim ini membantu syaraf memanfaatkan sinyal-sinyal kimia seperti sinyal yang dihasilkan oleh dopamine, senyawa pengirim pesan. Kadar kedua enzim tersebut sangat tinggi pada perokok dan mantan perokok.

Penelitian yang dilakukan pada hewan yang diberikan kokain dan heroin juga menunjukkan tingginya enzim-enzim tersebut. Sehingga semakin jelas bahwa baik rokok ataupun narkoba memiliki dampak yang sama pada otak.

Dalam menyikapi hal tersebut, Mahaswa Sosiologi UNU NTB yang sedang menempuh mata kuliah Patoloogi Sosial (Penyakit Sosial) ditugaskan untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba di sekolah-sekolah yang mereka pilih. Narkoba adalah salah satu sub bagian pembelajaran yang tercakup dalam mata kuliah Patologi Sosial atau penyakit sosial.

Salah satu sekolah yang menjadi pilihan mashasiswa UNU NTB dalam mensosialisasikan bahaya narkoba adalah Pondok Pesantren Al-Mansyuri Bonder Lombok Tengah. Bentuk sosialisasi tersebut dilakasanakan langsung oleh mahasiswa di dalam kelas. Dalam arti setiap mahasiswa mengumpulkan sejumlah siswa di dalam kelas kemudian memberikan materi yang terkait dengan bahaya narkoba.

 

Baca Juga :


“Generasi muda seperti pelajar adalah generasi penerus bangsa. Olehnya itu sosialisasi tentang bahaya narkoba tepat sasaran dilakukan di SMP/MTs dan SMA/MA. Selain itu, pada usia sekoah tersebut merupakan usia dalam masa rawan, dan mereka gampang terpengaruh dan kerap kali senang mencoba-coba. Oleh karena itu, anak di usia tersebut membutuhkan bantuan untuk diperkenalkan akan bahaya narkoba,” ujar Budianto, mahasiswa UNU NTB.

Terkait dengan hal di atas, perlu juga dipahami bahwa bukan hanya anak-anak, ibu-ibu rumah tangga juga patut diberikan penyuluhan, sebab kita pahami bahwa seorang ibu merupakan pihak yang paling dekat dengan anak-anak sehingga dialah yang paling bisa menjaga anak-anak mereka terhindar dari barang terlarang yang dapat merenggut banyak nyawa generasi muda bangsa kita.

 



 
ANDI MULYAN

ANDI MULYAN

Andi Mulyan, Tinggal di Kota Mataram Bintang : Aries Hobby : Musik Dangdut dan Menulis

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan