logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sabet Penghargaan ODF, Angka Kesakitan Turun.

Sabet Penghargaan ODF, Angka Kesakitan Turun.

Taliwang, Sumbawa Barat - Kominfo Perang terhadap buang air besar sembarangan (BABS) yang diupayakan oleh Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Kesehatan

Kesehatan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
08 April, 2018 09:57:37
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 4097 Kali

Taliwang, Sumbawa Barat - Kominfo

Perang terhadap buang air besar sembarangan (BABS) yang diupayakan oleh Kabupaten Sumbawa Barat melalui  Dinas Kesehatan dibantu oleh Dinas PU dan beberapa Dinas lainnya yang terkait dalam Program tersebut, melalui program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) tuntas buang air besar sembarangan (tubabas), KSB  telah berhasil menyatakan dirinya sebagai satu-satunya daerah di luar pulau Jawa yang bebas buang air besar sembarangan.

Keberhasilan Kabupaten ini dalam meraih penghargaan bukan tanpa perjuangan dan kerja keras. Saat program tersebut mulai dilakukan, berbagai spanduk atau pamflet yang mendorong dan memotivasi masyarakat untuk merubah prilakunya terpasang di berbagai sudut kota. tak sampai disitu, Usaha masyarakat KSB dalam membangun mental Ikhlas Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS) yang berlandaskan gotong royong mampu memberikan kontribusi yang sangat besar dalam terciptanya tujuan besar yang ingin dicapai.

Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPG) yang di mulai dari tahun 2016 lalu telah menuai sukses, Sukses mengatasi masalah buang air besar sembarangan (BABS) di tandai dengan diterimanya penghargaan yang di berikan oleh Pemerintah Pusat kepada Bupati Sumbawa Barat Ir. H. W Musyafirin MM beberapa waktu lalu.

salah satu bukti kesuksesan KSB juga dalam mengatasi BABS ini yaitu terlihat dari beberapa angka kesakitan masyarakat yang menurun drastis.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (DIKES) H. Tuwuh, S. Ap,  pada Tahun 2016 KSB memiliki angka kesakitan masyarakat seperti penyakit diare dari 2938 kasus ditahun 2017 menjadi 2012 kasus,  penurunan ini mencapai angka 836 kasus atau 21%, disamping diare ada juga kasus yang berbasis lingkungan yaitu kasus Tipoid yang mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu dari 834 kasus di tahun 2016 turun menjadi 403 kasus ditahun 2017 atau mengalami penurunan hampir mencapai 50%.

Dikes juga telah melakukan pendataan agar jamban yang belum memenuhi standar kesehatan bisa segera di tingkatkan kualitasnya, serta memotivasi masyarakat agar sadar untuk memanfaatkan dan memelihara jamban dengan baik sehingga penyakit-penyakit yang bisa timbul dari jamban ini bisa ditekan dan tingkat kesehatan lingkungan masyarakat bisa lebih baik.

Sementara itu, peran Dinas PU pun sangat besar dalam mensukseskan Program Bebas Buang Air Besar Sembarangan (tubabas) tersebut,  Sekretaris Dinas PU Penataan Ruang Perumahan, Novrizal Zain Syah menjelaskan bahwa pembangunan jamban oleh Dinas PUPRPP di tahun 2016 hingga 2017 mencapai 6000 unit dikerjakan dengan gotong royong,

 

Baca Juga :


"Hingga tahun 2018 sudah terpasang sebanyak 5000 unit septitank pada jamban yang belum mempunyai septitank" jelasnya.

Program yang telah sukses dan mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah pusat ini juga di akui oleh Lurah Sampir Rizki Sahputra, SIP. Bahwa Program ini sangat membantu pemerintah desa dalam membangun desa menjadi desa yang sehat,

realisasi pembangunan jamban di Kelurahan Sampir sudah mencapai 100%, yakni 99 unit yang telah dipasangkan jamban.

Ketua Agen PDPGR  peliuk Kota baru Kelurahan sampir, ABDUL MUIS alias WONG menjelaskan bahwa warga peliuk Kota baru sangat menerima dengan baik Program Pemerintah yang telah sukses di laksanakan ini, salah satu warga Rt/Rw 11/04 kota baru (Sukri) memaparkan bahwa warga sangat puas dengan adanya program ini sehingga warga yang tidak mampu sangat merasa dibantu.

WONG juga mengatakan bahwa perbedaan sebelum dan sesudah pemasangan jamban dan septitank ini sangat dirasakan oleh warga seperti aroma yang tidak sedap sudah tidak lagi ada dan kebersihan lingkungan bisa terjaga.  WONG juga berharap pada Pemerintah agar Program seperti ini bisa di pertahankan dan lebih di tingkatkan sehingga Sumbawa Barat menjadi Kabupaten yang benar-benar maju. (KominfoFeR)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan