logoblog

Cari

Tutup Iklan

Optimis, Lombok Barat Jadi Juara

Optimis, Lombok Barat Jadi Juara

LOMBOK BARAT-KM. Mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur kategori Daerah Terpencil, Dusun Suredadi,

Kesehatan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
14 Oktober, 2017 07:07:09
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 1892 Kali

LOMBOK BARAT-KM. Mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur kategori Daerah Terpencil, Dusun Suredadi, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Jumat (12/10) pagi tadi, dikunjungi tim Penilai Pusat. Tim yang berjumlah lima orang ini berasal dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Mereka tiba di lokasi penilaian sekitar pukul 09.00 WITA pagi.

Kedatangan tim disambut dengan pengalungan songket anyaman warga oleh Sekda Lobar, H. Moh Taufiq didampingi Ketua TP-PKK Lobar, Hj Khaeratun Fauzan Khalid, Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun, Kepala Dinas Kesehatan Lobar H. Rachman Sahnan Putra, camat Sekotong dan kades se-Kecamatan Sekotong.

Tim Penilai akan melihat, sejauh mana penerapan pemanfaatan Toga di Lobar. Hal lain yang adalah, jenis tanaman yang ditanam, pemanfaatan tanaman, pengorganisasian serta peran masyarakat dan lintas sektor dalam upaya pembinaan.

Menghadapi lomba Toga ini, persiapan matang mulai dari tingkat dusun hingga tingkat provinsi sudah dilakukan. "Sudah tiga tahun kita turun lakukan pembinaan. Program ini memang masuk dalam agenda dan Program Hatinya PKK,” jelas Ketua TP-PKK Lobar, Hj Khaeratun Fauzan Khalid.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Lobar, H.Rachman Sahnan Putra menyatakan, pihaknya sudah mengusulkan dua lokasi kategori untuk lomba Toga ini. Lokasi yang disebut Rachman adalah Desa Sekotong Tengah untuk kategori Desa Terpencil dan Desa Langko untuk kategori biasa. "Alhamdulillah, dari hasil penilaian lomba Toga kategori terpencil, Desa Sekotong Tengah masuk nominasi," paparnya.

Rachman menegaskan, masyarakat dusun Suredadi Desa Sekotong Tengah, mampu memotivasi masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan yang ada. Selain memiliki nilai ekonomis, Toga juga dapat dimanfaatkan dengan menanam tanaman obat-obatan sebagai upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kebugaran.

 

Baca Juga :


Sebagai bagian dari Program Nasional, yakni dalam pengembangan pelayanan kesehatan tradisional, baik di Rumah Sakit maupun Puskesmas, Dinas Kesehatan Lobar juga telah mengirim tenaga kesehatan untuk pelayanan tradisional seperti akupuntur, herbal dan sebagainya. Jika hal ini bisa berkembang, selain pelayanan konvensional kedokteran, akan dibuka pelayanan alternatif di Puskesmas. Karena masyarakat sudah akrab dengan pelayanan pengobatan alternatif secara turun temurun.

Dalam kesempatan itu, Sekda H. Moh. Taufiq mengaku optimis dapat juara. Karena usaha dan upaya yang telah dilakukan oleh seluruh unsur yang terlibat. Dalam lomba ini sebut Sekda untuk memperbutkan juara 1,2,3 dan 4. “Kami optimis kitadapat juara di level nasional," tegas Sekda semangat saat menyampaikan sambutan.

Keyakinan tersebut, muncul lantaran komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, selalu mendukung penuh program tersebut. Bahkan, program serupa juga dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada. Sekda juga berjanji, akan meningkatkan dukungan terhadap kelanjutan program ini. "Saya tegaskan, program ini kita siapkan dukungan dana melalui penganggaran tahun 2018," tegasnya. []



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan