logoblog

Cari

Tutup Iklan

Utamakan Kesehatan Jiwa Pekerja

Utamakan Kesehatan Jiwa Pekerja

SetiapbulannyaNTB mengalami kerugian mencapai 110 Millyar lebih dikarenakan pegawainya mengalami masalah kejiwaan sehingga tidak produktif. Hal ini disampaikan oleh dr. Elly

Kesehatan

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
11 Oktober, 2017 09:23:14
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 1274 Kali

Setiap bulannya NTB mengalami kerugian mencapai 110 Millyar lebih dikarenakan pegawainya mengalami masalah kejiwaan sehingga tidak produktif. Hal ini disampaikan oleh Direktur RSJ Mutuara Sukma Provinsi NusaTenggata Barat, dr. Elly Rosila Wijaya SpKJ., MM, dalam jumpa pers, (10/10/2017). Berangkat dari data tersebut, peringatan hari kesehatan jiwa ke 25 yang jatuh tiap 10 Oktober, kali ini mengangkat tema “Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja”.

“Para pekerja harus lebih memperhatikan kesehatan jiwanya. Bagi pegawai yang bekerja untuk Negara dapat sangat merugikan Negara, sedangkan bagi karyawan swasta bisa menurunkan pendapatnya,” jelas dr.Elly Rosila Wijaya

Lebih lanjut, dr. Elly Rosila Wijaya, menjelaskan selain berdampak pada menurunnya produktifitas kerja dan merugikan lembaga, pekerja yang mengalami masalah kejiwaan ataupun gangguan kejiwaan juga dapat berdampak pada keharmonisan di dalam rumah tangga. Jika pekerja yang mengalami masalah kejiwaan ataupun gangguan kejiwaan tersebut merupakan tulang punggung keluarga.

"Oleh karena itu disarankan bagi para pekerja maupun lembaga yang mempekerjakan karyawan untuk mengutamakan kesehatan pekerjanya sehingga dapat terhindar dari stress," ungkapnya

Penyebab stress bagi pekerja diantaranya berupa dampak dari tuntutan, durasi, dan beban pekerjaan yang meningkat, rutnitas yang monoton, kurangnya bahkan tidak ada penghargaan sama sekali bagi pekerja. Sedangkan bullying atau intimidasi dan perlakuan yang tidak mengenakkan dari pimpinan juga dapat memicu pekerja mengalami stress.

Baca Juga :


“Untuk menghindari masalah kejiwaan ataupun ganguan kejiwaan bagi pekerja, disarankan bagi pekerja untuk tidak membawa pekerjaan hingga ke rumah. Lemburpun maksimal 3 jam saja dan mungkin kantor bisa memberikan snack yang lebih banyak buahnya,” saran Dr. Elly lebih lanjut.

(Nov)



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan