logoblog

Cari

Tutup Iklan

Wajib Menyediakan Kondom

Wajib Menyediakan Kondom

Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), H.Junaidi, SH mengemukakan, kasus maraknya warga Lobar yang terkena penyakit Human Immunodeficiency

Kesehatan

Wajib Menyediakan Kondom

Wajib Menyediakan Kondom

Wajib Menyediakan Kondom

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
22 Desember, 2016 10:41:03
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 2758 Kali

Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), H.Junaidi, SH mengemukakan, kasus maraknya warga Lobar yang terkena penyakit Human Immunodeficiency Virus-Aquired Immune Deficiency Syndrome (HIV-AIDS) relatip banyak. Menurut data yang dihimpun, warga Lobar yang terkena penyakit memalukan ini sebanyak 18 orang. Ini kondisi sampai bulan November lalu. Tragisnya, mereka ini menyasar para pelajar, ibu rumah tangga (IRT) dan buruh swasta.

Melihat kondisi ini, pemerintah Lobar bersama legislatih telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No.3 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS dan salinan Peraturan Bupati (Perbup) Lobar No.47 Tahun 2014 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS.

Menurut mantan Kepala Dishubkominfo Lobar ini, maksud dan tujuan dari penyusunan Perda ini, niatnya sangat baik. Agar para penderita setelah mereka sadar, tidak melakukan lagi kegiatan seksual di luar nikah. Mereka juga tidak akan tertjangkit HIV-AIDS, untuk itu diwajibkan menyediakan alat kontrasepsi Kondom bagi setiap pengusaha Hotel, Restoran, SPA atau pusat-pusat Hiburan lainnya. “Ya itu niat kami agar mereka tidak terjangkit setelah mereka insyaf,” tutur Junaidi di ruang kerjanya Kamis (22/12).

 Kendati kewajiban menyediakan kondom bagi pemilik hotel, restoran maupun SPA, mendapat kritik dari sejumlah tokoh agama (toga). Kritikan ini disampaikan ketika digelar sosialisasi terhadap Perda ini di Senggigi belum lama ini. Kritikan itu datang dari salah satu toga yang menyatakan, menyediakan kondom sama artinya dengan mempasilitasi.

Baca Juga :


Namun kata Junaidi, dengan niat yang tulus, pihak penyusunan perda dalam hal ini legislatif dan eksekutif agar para pelaku setelah sadar dan insyaf, tidak terkena penyakit HIV-AIDS ini.

Dalam Perda ini, tuntutan kewajiban dan larangan menyediakan kondom ini, tertera pada Bab XII Pasal 10 poit 2 menyatakan, setiap pengguna jasa pekerja seks wajib menggunakan kondom. “Tapi peserta lain dari seluruh kerpala desa, akan melanjutkan untuk melakukan sosialisasi ke bawah,” pungkas Junaidi.  () -03



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan