logoblog

Cari

Tutup Iklan

Puskesmas Se-NTB Diupayakan Miliki Perawat Kejiwaan

Puskesmas Se-NTB Diupayakan Miliki Perawat Kejiwaan

Dinas Kesehatan Provinsi NTB tengah mengupayakan semua puskesmas memiliki perawat kejiwaan, agar dapat terbentuk sistem pelayanan kesehatan jiwa yang terarah dan

Kesehatan

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
06 November, 2015 16:50:54
Kesehatan
Komentar: 0
Dibaca: 5220 Kali

Dinas Kesehatan Provinsi NTB tengah mengupayakan semua puskesmas memiliki perawat kejiwaan, agar dapat terbentuk sistem pelayanan kesehatan jiwa yang terarah dan komprehensif.  
     "Sistem pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif itu yang diharapkan, sehingga diupayakan semua puskesmas miliki perawat kesehatan jiwa. Tentu diharapkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan)," kata Kadis. Kesehatan NTB drg. Eka Jaya
     Sebelumnya Dikes NTB telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, guna mendapatkan tenaga keperawatan jiwa, selain berupaya memberi pelatihan kepada tenaga perawat yang ada.
     Demikian pula pemerintah kabupaten/kota, yang juga berkewajiban memberikan pelatihan keperawatan jiwa kepada perawat yang bertugas di puskesmas atau layanan kesehatan lainnya.
     Menurutnya, Setiap tahun diupayakan ada pelatihan SDM bidang kesehatan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan, terutama puskesmas yang banyak memiliki perawat kesehatan jiwa, sehingga pasien gangguan jiwa yang membutuhkan pelayanan dibawa ke rumah sakit, setelah keluar dari rumah sakit dan kembali mencuat gangguan kejiwaan, sanak keluarganya enggan bawa kembali ke rumah sakit. Kalau saja di puskesmas sudah ada perawat kesehatan jiwa, itu sangat membantu.
     Dikes NTB juga telah mengagendakan kebutuhan perawat kesehatan jiwa itu dalam naskah Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) NTB, yang kemudian dibahas dalam Musrenbang Nasional.
     Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Mental Rumah Tangga (SKMRT) di wilayah NTB 2007 (survei berikut 2017), rumah tangga dewasa yang menunjukkan adanya gejala gangguan kesehatan jiwa berat mencapai 0,96 persen dari total penduduk NTB yang mencapai 4,2 juta jiwa.
     Sementara gangguan kesehatan jiwa ringan mencapai 12,8 persen, sehingga menempatkan peringkat NTB diatas nasional yang mencapai 11,6 persen dan dari 33 provinsi NTB, dan berada pada peringkat 10 besar nasional.
     Jika mengacu kepada data SKMRT itu maka ada sekitar 40 ribu penderita gangguan jiwa berat dan lebih dari 500 ribu orang warga NTB menderita gangguan jiwa ringan.
     SKMRT itu juga menunjukkan gangguan mental emosional yang ditemukan pada penduduk pada usia 15 tahun ke atas.
     Dengan demikian, terdapat puluhan ribu orang dewasa di NTB yang teridentifikasi menderita gangguan kejiwaan, yang tentunya membutuhkan pertolongan medis dan terapi kejiwaan.  (wardi) -01

 

Baca Juga :




 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan