logoblog

Cari

Menyalahgunakan Tramadol

Menyalahgunakan Tramadol

Ada berbagai macam pilihan obat penghilang rasa sakit yang tersedia di Apotek/pasar. Hal ini membuat sulit untuk memilih mana obat yang

Kesehatan

KM Bolo
Oleh KM Bolo
31 Agustus, 2014 10:14:14
Kesehatan
Komentar: 1
Dibaca: 145774 Kali

Ada berbagai macam pilihan obat penghilang rasa sakit yang tersedia di Apotek/pasar. Hal ini membuat sulit untuk memilih mana obat yang tepat dan aman untuk dikonsumsi oleh penderita. Jika mencari obat untuk penghilang rasa sakit yang efektif, terutama sakit setelah melakukan operasi atau nyeri seperti nyeri sedang sampai cukup parah pada orang dewasa, mungkin obat sakit Tramadol adalah obat rasa sakit yang paling efektif untuk dikonsumsi dan populer.

            Gaya hidup masyarakat saat ini—seperti yang terjadi baru-baru ini di kecamatan Bolo kabupaten Bima—telah membawa suatu kejahatan yang tidak dapat dihindari, baik dalam bentuk stress atau pun sakit. Setiap orang mengeluh menderita sakit dari satu bagian hingga bagian lainnya dari atau tubuhnya. Hal inilah yang telah mengakibatkan naiknya popularitas obat penghilang rasa sakit saat ini.

            Sejumlah orang membeli tramadol secara teratur untuk merawat rasa sakit berbagai fisik, banyak orang mengalamai pengobatan terus menerus dari obat ini. Tramadol benar-benar efektif bahkan itu adalah salah satu obat nyeri yang paling dicari dipasaran.

            Tidak hanya dokter meresepkan obat ini untuk pasien, tetapi banyak orang juga mengalami efek sendiri yang mendukung pengobatan tersebut.

            Obat nyeri tramadol sangat kuat dibanding dengan obat nyeri lainnya karena itu adalah penting jika dikonsumsi dengan cara yang benar, harus tetap dengan cara yang telah disarankan oleh dokter untuk memastikan bahwa pasien tidak kecanduan obat.

            Meskipun tramadol tidak diklasifikasikan sebagai narkotik, tapi sebagai pusat bertindak analgesic opioid yang bekerja dalam system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) dan bertindak sebagai morfin dalam tubuh untuk penghilang rasa nyeri, dapat menjadi kebiasaan yang membentuk dan menyebabkan ketergantungan mental atau fisik.

            Tramadol juga bekerja dengan cara yang sama seperti beberapa obat antidepresan dengan menghambat reuptake bahan kimia otak tertentu (Serotonin dan Norepinefrin). Jadi keputusan untuk menggunakan obat tersebut, resikonya harus ditimbang dengan baik karena efek obat tersebut potensi untuk penyalahgunaan.

            Sudah banyak kasus penyalahgunaan dan ketergantungan yang telah diketahui dan sebagian kecil banyak pemuda yang membeli tramadol untuk disalahgunakan tanpa memikirkan efek sampingnya.

 

Baca Juga :


Tramadol diindikasikan untuk mengobati dan mencegah nyeri yang sedang hingga berat, seperti nyeri akut dan kronik yang berat serta nyeri pasca bedah. Kontra Indikasi,  keracunan akut oleh alkohol, hipnotik, analgesik atau obat-obat yang mempengaruhi SSP lainnya.

Komposisi tiap kapsul mengandung Tramadol Hidroklorida 50 mg. Cara kerja obat tramadol adalah analgesik kuat yang bekerja pada reseptor opiat. Tramadol juga mengikat secara stereospsifik pada reseptor di sistem saraf pusat, sehingga menghentikan sensasi nyeri dan respon terhadap nyeri. Di samping itu, Tramadol menghambat pelepasan neutrotransmiter dari saraf aferen yang bersifat sensitif terhadap rangsang—akibatnya impuls nyeri terhambat.

Adapun efek sampingnya sama seperti umumnya analgesik yang bekerja secara sentral. Yaitu dapat terjadi mual, muntah, dispepsia, obstipasi, lelah, sedasi, pusing, pruritus, berkeringat, kulit kemerahan, mulut kering dan sakit kepala. Meskipun Tramadol berinteraksi dengan reseptor apiat, sampai sekarang terbukti insidens ketergantungan setelah penggunaan Tramadol, ringan.

Hati-hati bila digunakan pada penderita dengan trauma kepala, peningkatan tekanan intrakranial, gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat atau hipersekresi bronkus. Karena dapat meningkatkan resiko kejang atau syok.

            Sementara pada penggunaan jangka panjang, dapat terjadi ketergantungan sehingga dokter harus menentukan lama pengobatan. Tramadol tidak boleh diberikan pada penderita ketergantungan obat.

            Penggunaan bersama dengan obat-obat penekanan SSP lain atau penggunaan dengan dosis berlebihan, dapat menyebabkan menurunnya fungsi paru. Begitupun penggunaan selama kehamilan, harus mempertimbangkan manfaat dan resikonya, baik terhadap janin maupun ibu. Meskipun termasuk antagonis opiat, tramadol tidak dapat menekan gejala "withdrawal" akibat pemberian morfin.(adi) - 05



 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB Admin: Agus Setiawan (082339467728) email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Didin, Buhari, Rahmi, Can

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    31 Agustus, 2014

    ini, adalah bancaan penting bagi yang cinta kesehatan.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan